Top Tips terbaik untuk mempersiapkan Diskusi kelompok pada tahun 2021 (Indonesia)
Mempersiapkan diskusi kelompok Diskusi kelompok memainkan peran penting dalam pemilihan kandidat, terutama di tingkat manajerial. Sebuah topik diberikan untuk diskusi. Para calon dapat dibagi menjadi dua kelompok, atau para calon diberikan kebebasan untuk memilih kelompoknya. Kandidat dapat berbicara mendukung atau menentang topik tersebut. Misalnya topiknya mungkin "Pemimpin dilahirkan dan bukan dibuat." Satu kelompok dapat berbicara mendukung topik, dan kelompok lain mungkin berbicara menentang topik. Kadang-kadang, para kandidat tidak dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu hanya akan ada satu kelompok. Para peserta mempresentasikan sudut pandang mereka tentang topik tersebut, dan oleh karena itu, para penyeleksi menilai para kandidat.
Para penyeleksi akan mencari berbagai ciri calon selama diskusi kelompok. Secara khusus, para penyeleksi dapat menilai kandidat untuk keterampilan kepemimpinan, keterampilan antar-pribadi, keterampilan komunikasi, kreativitas, seni persuasi, kemampuan penanganan konflik, pengetahuan calon subjek dan sebagainya.
1. Gaun
Kenakan pakaian yang sesuai dan nyaman (seperti dalam wawancara). Pakaian formal sangat disarankan. Gaun meningkatkan kepribadian kandidat. Hal ini memungkinkan untuk membuat kesan pertama.
2. Bahasa tubuh
Duduk tegak dan nyaman. Selama diskusi, gerak tubuh dan ekspresi wajah Anda harus sesuai. Berikan senyum tulus, bila diperlukan. Pertahankan kontak mata dengan peserta lain.
3. Keseriusan
Lakukan diskusi kelompok dengan serius. Hindari komentar atau humor yang murahan. Tidak ada cukup waktu untuk memecahkan atlet.
4. Tunjukkan Keterampilan Kepemimpinan
Quite often, the judge looks for the leadership qualities of the participants. The leadership skill can be displayed through the following instance :
- Memimpin untuk berbicara terlebih dahulu.
- Mengkoordinir diskusi peserta.
- Resolving the dispute over an argument between two participants.
- Membiarkan orang lain berbicara, dan mendengarkan sudut pandang mereka karena pemimpin yang baik adalah pendengar yang efektif.
- Menghargai sudut pandang peserta.
5. Kemampuan berkomunikasi
Berbicaralah dengan kecepatan sedang, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat. Bicaralah dengan bahasa yang sederhana dan jelas. Bersikaplah rasional. Buat argumen Anda secara logis. Jangan emosional tentang sudut pandang Anda. Jangan berdiam diri untuk waktu yang lama untuk berbicara menjelang akhir. Anda harus menjadi peserta aktif dari grup.
Dengarkan peserta lain dengan sabar. Namun, jika salah satu peserta membutuhkan lebih banyak waktu, Anda dapat mengambil inisiatif untuk campur tangan tetapi melakukannya dengan sopan.
6. Keterampilan Meyakinkan
Pemeriksa/juri dapat mencari keterampilan meyakinkan atau persuasif dari peserta. Para peserta perlu mempengaruhi orang lain dengan alasan yang masuk akal, yaitu untuk menjual sudut pandangnya kepada orang lain. Anda perlu meyakinkan sebanyak mungkin peserta tentang sudut pandang Anda.
7. Hindari Pernyataan kontroversial
Anda harus menghindari pernyataan kontroversial, yang diwarnai secara politis, atau yang menghina bagian tertentu dari peserta atau bagian tertentu dari masyarakat.
8. Catat Poinnya
Catat poin-poin argumen yang telah Anda buat, dan juga argumen yang diajukan orang lain. Ini memungkinkan Anda untuk melawan argumen, atau untuk meringkas diskusi di akhir.
9. Time Management
Setiap kelompok diskusi diberikan waktu tertentu mungkin 15 menit atau 30 menit. Jangan melebihi waktu yang ditentukan. Anda dapat mengambil inisiatif untuk menyelesaikan diskusi kelompok tepat waktu. Anda dapat meminta peserta yang memonopoli waktu, dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara dalam waktu yang ditentukan. Anda juga dapat mengambil inisiatif untuk meringkas diskusi kelompok tepat sebelum selesainya waktu yang ditentukan.

0 Comments